Pages

Banner 468 x 60px

 

Minggu, 08 Juni 2014

9 Perusahaan Terkaya Di Indonesia Fersi Forbes

0 komentar
www.Eyesfun.com  Pada Tahun ini Forbes merilis 2000 Perusahaan Terkaya di Dunia, dan menempatkan 9 perusahaan Indonesia berada dalam daftar tersebut. Forbes merilis daftar 2000 perusahaan terbesar di dunia berdasarkan beberapa kriteria yakni berdasarkan Sales, Profit, Asset dan Market Value yang dimiliki perusahaan tersebut. Berdasarkan data yang di rilis oleh Forbes, kami membuat daftar 10 perusahaan terkaya di Indonesia berdasarkan total aset yang dimiliki. Berikut daftarnya...


9. Semen Indonesia  - US$2,8 Milyar (Rp 32,4 Triliun)


Di awali  dengan perusahaan yang bergerak di sektor Industri, Semen Indonesia yang merupakan perusahan induk beberapa perusahaan semen besar di Indonesia seperti Semen Padang, Semen Tonasa dan Semen Gresik mampu masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbesar di dunia setelah mampu meraih laba bersih senilai 500 Juta dengan penjualan yang mencapai 2,1 Milyar. Meskipun aset yang dimiliki Semen Indonesia hanya 2,8 Milyar namun nilai pasar Semen Indonesia mencapai 11,2 Milyar di tahun ini.


8. Perusahaan Gas Negara (PGN) - US$ 3,9 Milyar ( Rp 45,1 Triliun)


Perusahaan Gas Negara atau yang lebih dikenal dengan nama PGN sebelumnya adalah perusahaan yang dimiliki oleh Belanda dan resmi menjadi milik Indonesia setelah perang dunia II usai. Dalam satu tahun PGN mencatat penjualan sebesar 2,6 Milyar dan meraih laba bersih sebesar 900 Juta. Pada tahun 2011, 57% saham Perusahaan yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi ini dimiliki oleh pemerintah dan sisanya dimiliki oleh publik. Hingga daftar ini di rilis PGN memiliki total aset 3,9 Milyar dengan nilai pasar sebesar 13,5 Milyar.


7. Gudang Garam - US$ 4,3 Milyar (Rp 49,7 Triliun)


Gudang Garam hanya memiliki nilai aset tak lebih dari 4,3 Milyar, namun memiliki nilai pasar dua kali lipat lebih banyak dari total aset yang dimilikinya dimana nilai pasar Gudang Garam mencapai 9,8 Milyar. Gudang Garam mampu mencetak penjualan dengan nilai yang fantastis yaitu 5,2 Milyar dan meraih laba bersih 400 Juta dalam 1 tahun hingga daftar ini di rilis.


6. Telkom Indonesia  - US$ 11,5 Milyar (Rp 133,1 Triliun)


Di peringkat ke-6 ada perusahaan yang bergerak di bidang Informasi dan Komunikasi. Di tahun 2002 kepemilikan saham 52,47% di pegang oleh pemerintah dan yang selebihnya 47,53% dimiliki oleh publik. Telkom Indonesia saat ini memiliki total aset mencapai 11,5 Milyar dengan nilai pasar 21,4 Milyar. Di tahun ini penjualan Telkom Indonesia berhasil menembus angka 8 Milyar dengan nilai profit sebesar 1,3 Milyar.


5. Bank Danamon Indonesia - US$ 16,1 Milyar (Rp 186,3 Triliun)

Bank Danamon yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Asia Financial (Indonesia) Ltd. ini mampu tumbuh pesat setelah beberapa kali mengalami perubahan struktural besar-besaran. Terbukti dalam 1 tahun terakhir Bank Danamon mencetak penjualan hingga 2,5 Milyar dan meraih laba bersih sebesar 400 Juta. Hingga saat ini Bank Danamon memiliki total aset 16,1 Milyar dan nilai pasarnya di hargai 5,9 Milyar di Bursa


4. Bank Negara Indonesia ( BNI ) - US$ 34,6 Milyar (Rp 400 Triliun)

Kembali ke bidang perbankan. BNI kembali masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbesar di dunia dan menjadi perusahaan dengan nilai aset terbesar ke-4 di Indonesia dengan total aset mencapai 34,6 Milyar. Perusahaan yang keseluruhan sahamnya di miliki oleh Pemerintah Republik Indonesia ini mencatat penjualan sebesar 3,2 Milyar dalam 1 tahun terakhir dengan nilai profit mencapai 700 Juta


 

3. Bank Central Asia (BCA) - US$ 46 Milyar (Rp 532,4 Triliun)


Bank Central Asia atau BCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia dan merupakan bank terbesar ke-3 di Indonesia. Bank yang 47,15% sahamnya dimiliki oleh Duo Hartono, 1,75% oleh Agus Salim, PT Bank Central Asia 1,18% dan 49,94% selebihnya dimiliki oleh publik ini mencetak profit 1,2 Milyar dalam satu tahun dengan nilai penjualan mencapai 4 Milyar. Hingga bulan Mei 2013, Forbes mencatat total aset yang dimiliki oleh Bank BCA mencapai 46 Milyar dan menjadi perusahaan yang memiliki nilai pasar terbesar di Indonesia yaitu sebesar 27,1 Milyar.


2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) - US$ 57 Milyar (Rp 659,8 Triliun)


BRI adalah bank milik pemerintah terbesar ke-2 di Indonesia dan bisa dikatakn sebagai bank yang paling dekat dengan masyarakat, karena dari awal di bentuk pada tahun 1895 BRI tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat kecil, diantaranya dengan memberikan fasilitas kredit kepada golongan pengusaha kecil. Hingga tahun 2013 BRI memiliki total aset senilai 57 Milyar dengan nilai pasar yang mencapai 22,4m Milyar. Dalam 1 tahun terakhir bank yang 56,75% sahamnya dimiliki oleh pemerintah ini mampu meraih laba bersih sebesar 1,9 Milyar dengan jumlah penjualan yang mencapai 6 Milyar.


1. Bank Mandiri - US$ 65,5 Milyar (Rp 758,1 Triliun)


Bank Mandiri adalah bank sekaligus perusahaan terbesar di Indonesia. Bank Mandirii berdiri pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu, Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), digabungkan ke dalam Bank Mandiri. Hingga saat ini Bank Mandiri memiliki total aset senilai 65,5 Milyar dengan nilai pasar 24 Milyar. Dalam setahun terakhir, Bank Mandiri mencatat penjualan sebesar 6,3 Milyar dengan profit sebesar 1,9 Milyar.

0 komentar:

Posting Komentar