Pages

Banner 468 x 60px

 

Rabu, 16 April 2014

Pengaruh Revolusi Bumi Bagi Kehidupan

0 komentar
Ekliptika adalah bidang edar bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi dapat dijelaskan sebagai berikut. Peredaran bumi dari tanggal 21 Maret sampai 21 Juni, kutub utara makin condong ke matahari. Sebaliknya, daerah kutub selatan yang terkena sinar matahari makin sempit. Pada waktu itu, belahan bumi utara mengalami musim semi dan belahan bumi selatan mengalami musim gugur; waktu siang di belahan bumi utara lebih panjang daripada waktu malamnya.

Peredaran bumi dari tanggal 21 Juni sampai 23 September, kutub utara makin condong menjauhi matahari (daerah yang terkena sinar matahari makin sempit) dan kutub selatan makin condong ke matahari. Pada waktu itu, belahan bumi utara mengalami musim panas dan belahan bumi selatan mengalami musim dingin; waktu siang di belahan bumi utara lebih panjang daripada waktu malamnya. Peredaran bumi dari tanggal 23 September sampai 22 Desember, kutub utara makin condong menjauhi matahari dan kutub selatan makin condong ke matahari. Pada waktu itu, belahan bumi selatan mengalami musim semi; waktu siang di belahan bumi utara lebih pendek daripada waktu malamnya .
Peredaran bumi dari tanggal 22 Desember sampai 21 Maret, kutub utara condong ke matahari dan kutub selatan condong menjauhi matahari. Pada waktu itu, belahan bumi utara mengalami musim dingin dan belahan bumi selatan mengalami musim panas; waktu siang di belahan bumi utara lebih pendek daripada waktu malamnya. Pergantian musim seperti diuraikan di atas tidak terjadi di seluruh permukaan bumi. Akan tetapi, hanya terjadi pada daerah yang terletak antara 23,5° LU - 66,5° LU (LU = lintang utara) atau 23,5° LS - 66,5° LS (LS = lintang selatan). Adapun pada daerah yang terletak di antara 23,5° LS - 23,5° LU (daerah sekitar khatulistiwa) mengalami musim tropik, dan daerah yang terletak antara 66,5° LU - 90° LU atau 66,50 LS – 900 LS (daerah sekitar kutub) hanya mengalami sekali siang dan malam dalam satu tahun.
Karena sumbu bumi miring 23.5° terhadap garis yang tegak lurus ekliptika, titik terbit dan terbenam matahari mengalami pergeseran. Pergeseran tersebut berlangsung secara periodik dari khatulistiwa ke 23,5° LU, kembali ke khatulistiwa, terus ke 23,5° LS, dan kembali lagi ke khatulistiwa. Gerak matahari seperti itu disebut gerak semu tahunan matahari. Akibat revolusi bumi dalam kehidupan adalah:
  1. Pergantian musim sepanjang tahun
  2. Perubahan lamanya siang dan malam
  3. Gerak semu tahunan matahari
Sekian materi tentang Penjelasan Tuntas Akibat Revolusi Bumi dalam kehidupan, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar