Pages

Banner 468 x 60px

 

Minggu, 23 Juni 2013

INFORMASI GEOGRAFIS DARI PETA

0 komentar
Seperti telah kalian pelajari bahwa peta merupakan gambaran obyek atau kenampakan muka bumi
Informasi lainnya yang diperoleh dari peta adalah: (a) jarak, (b)
arah, (c) lokasi, (d) luas, dan (e) ketinggian.
a. Jarak
Untuk dapat mengetahui jarak dua tempat pada peta
diperlukan skala peta. Contoh: Berapa jarak Kota P dan Kota Q di
lapangan jika jarak pada peta 5 cm dan skala peta 1 : 100.000
Skala 1 : 100.000 berarti 1 cm di peta = 100.000 cm ( 1km ) di
lapangan. Berarti 5 cm di peta = 5 km di lapangan.
b. Arah
Bagaimana cara menentukan arah pada peta? Pada awal bab
ini terdapat gambar mata angin. Pada gambar itu ditunjukkan
empat arah mata angin utama yaitu: utara, timur, selatan dan
barat. Penentuan arah yang lebih rinci dapat menggunakan
kompas atau busur derajat.
c. Lokasi
Menentukan lokasi suatu tempat terhadap tempat lainnya
merupakan gabungan dari penentuan jarak dan arah. Contoh:
Misalkan kita berada di Kota Ambon akan bepergian ke Kota
Masohi di Pulau Seram. Dimana lokasi Kota Masohi dilihat dari
Kota Ambon?
d. Luas
Dengan menggunakan peta kalian dapat menghitung luas
suatu kenam-pakan, misalnya luas hutan, sawah, perkampungan,
pulau dan lain-lain. Apabila kenampakan tersebut memiliki
bentuk yang teratur, seperti segi empat, segitiga, trapesium,
atau bujur sangkar, maka luas kenampakan itu mudah dihitung,
yang dapat memberikan berbagai informasi. Untuk dapat memperoleh informasi dari peta, maka kalian perlu mengetahui bahasa peta. Bahasa peta adalah informasi tepi yang terdapat dalam peta, termasuk keterangan atau legenda. Dengan mengetahui bahasa peta, kalian tidak akan mengalami kesulitan memahami makna dari obyek yang tergambar dalam peta.

0 komentar:

Poskan Komentar