Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 06 Juni 2013

Gejala post vulkanik

0 komentar
Gunung api yang sudah kurang aktif, memiliki tandatanda yang disebut gejala post vulkanik, atau pasca vulkanik atau setelah aktivitas vulkanik dengan gejala-gejala sebagai berikut.
a. Sumber gas asam arang (CO2 dan CO) yang disebut mofet.
Gas ini berbahaya sebab dapat menyebabkan mati lemas
bagi orang yang menghirupnya. Contoh: Kawah Timbang
dan Nila di Dieng (Jawa Tengah), Tangkuban Perahu dan
Papandayan (Jawa Barat).
b. Sumber gas belerang , disebut solfatara. Contoh : Tangkuban
Parahu (Jawa Barat), Dieng (Jawa Tengah) dan Rinjani
(NTB).
c. Sumber gas uap air, disebut fumarol. Contoh : Dieng (Jawa
Tengah) dan Kamojang (Jawa Barat).
d. Sumber air panas. Sumber air panas yang mengandung zat
belerang, dapat digunakan untuk menyembuhkan beberapa
jenis penyakit kulit.
e. Sumber air mineral. Sumber air mineral ini berasal dari air
tanah yang meresap bercampur dengan larutan mineral
tertentu seperti: belerang, atau mineral lain. Contoh sumber
air mineral terdapat di: Ciater dan Maribaya (Jawa Barat),
dan Minahasa (Sulawesi Utara).
f. Geyser. Pancaran air panas yang berlangsung secara periodik
disebut geyser. Geyser yang terkenal terdapat di Yellow
Stone National Park, California (USA), pancaran airnya bisa
mencapai ketinggian 40 meter. Pancaran air semacam ini juga
terdapat di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.

0 komentar:

Poskan Komentar