Pages

Banner 468 x 60px

 

Selasa, 04 Juni 2013

Biner dari Logam dan Nonlogam

0 komentar
Aturan penulisan senyawa biner dari logam dan nonlogam adalah unsur logam ditulis terlebih dahulu.
Contoh: Garam dapur terdiri atas unsur logam (natrium) dan unsur nonlogam (klorin). Oleh karena itu rumus kimia garam dapur dituliskan NaCl (natrium klorida). Rumus kimia dibedakan menjadi dua, yaitu rumus empiris dan rumus molekul. Apakah yang disebut dengan rumus empiris? Rumus empiris adalah perbandingan paling sederhana dari atomatom yang membentuk senyawa. Contoh rumus empiris amoniak adalah NH3. Rumus kimia sesungguhnya dapat sama dengan rumus empiris atau kelipatan dari rumus empirisnya. Rumus sesungguhnya amoniak sama dengan rumus empirisnya, yaitu NH3. Rumus sesungguhnya dari asetilena adalah C2H2, yang merupakan kelipatan dua dari rumus empirisnya, yaitu CH. Untuk senyawa molekuler, penting untuk diketahui berapa
jumlah atom yang terdapat dalam setiap molekulnya. Jadi, rumus
molekul dapat didefinisikan sebagai rumus kimia yang
menyatakan perbandingan jumlah atom sesungguhnya dari
atom-atom yang menyusun suatu molekul.
Dengan demikian, rumus empiris dan rumus molekul
memiliki kesamaan dalam hal jenis unsurnya. Perbedaannya
terletak pada perbandingan relatif jumlah unsur yang menyusun
senyawa itu. Hubungan antara rumus empiris dan rumus
molekul dari beberapa senyawa dapat kamu amati melalui tabel
berikut.
Tabel 2.16 Hubungan antara rumus empiris dan rumus
molekul beberapa senyawa.
Rumus Senyawa Rumus Molekul
Air
Butana
Etana
Etena
Etuna
Glukosa
H2O
C4H10
C2H6
C2H4
C2H2
C6H12O6
Rumus Empiris
H2O
(C2H5)n n = 2
(CH3)n n = 2
(CH2)n n = 2
(CH)n n = 2
(CH2O)n n = 6

0 komentar:

Posting Komentar