Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 30 Mei 2013

pola pemekaran kota dibedakan menjadi tiga macam

0 komentar
a. Pola Konsensus
Pola ini awalnya berasal dari suatu tempat karena makin padat penghuninya lalu berkembang ke daerah tepi atau pinggiran. Perkembangan tersebut sebagai akibat semakin maraknya kegiatan di tempat tersebut. Akhirnya, lokasi awal tersebut menjadi pusat bisnis dan wilayah sekitarnya menjadi wilayah pendukung.
b. Pola Sektoral
Pola ini berkembang dari sektor kegiatan yang menjadi bagian dari suatu kota yang akan berkembang. Perkembangan setiap sector tersebut akan membawa dampak terhadap pola keruangan di kota.
c. Pola Pusat Kegiatan Ganda
Pola seperti ini berkembang dari kondisi lingkungan yang berbeda. Masing-masing lingkungan berkembang dan menjadi pusat kegiatan. Kota yang berkembang dengan pola seperti ini biasanya kota yang berada di tepi pantai.
Kota sebagai tata ruang harus merupakan lingkungan yang dinamis sehingga membutuhkan daya dukung bagi penghuninya. Oleh sebab itu, timbul sifat-sifat yang berbeda dengan permukiman pedesaan. Sifat-sifat tersebut, antara lain sebagai berikut.
a. Penduduk kota adalah anonim, artinya satu dengan yang lain tidak saling mengenal.
b. Sifat tidak peduli terhadap orang lain.
Persyaratan yang harus dipenuhi bagi kelangsungan kehidupan kota adalah:
a. adanya suasana dan rasa aman pada warga kota;
b. adanya suasana tertib setiap warga masyarakat sehingga mampu menempatkan dirinya masing-masing; dan
c. adanya usaha untuk membina suasana sehat dan bebas dari segala penyakit menular.

0 komentar:

Poskan Komentar