Pages

Banner 468 x 60px

 

Rabu, 29 Mei 2013

pembelahan sel mahluk hidup secara Mitosis

0 komentar
Sel yang membelah secara mitosis akan menghasilkan dua sel anak yang masing-masing memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. Mitosis terjadi pada perbanyakan sel tubuh (sel somatis). Sifat kromosomnya berpasangan,sehingga disebut diploid (2n). Pembelahan mitosis berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase,yaitu profase, metafase, anafase, telofase, dan interfase.
a.    Profase
Pada fase ini induk yang akan membalah memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol dari sentrosom:yang satu tetap ditempat,yang satu bergerak ke arah kutub yang berlawanan.masing-masing sentriol memancarkan serabut-serabut berupa filamen yang disebut benang gelendong pembelahan (benang spindel) yang menghubungkan sentriol  satu dengan sentriol yang lain.
Membran inti yang masih tampak pada profase awal kemudian segera pecah-pecah.lalu butiran kromatin yang kemudian memendek dan menebal menjadi kromosom. Dengan bagian yang menggenting disebut sentromer. Sentromer adalah bagian kromosom yangtidak bisa menyerap zat warna. Masing –masing sentromer mengandung kinetokor,yaitu tempat mikrotubulus terikat.
Kemudian kromosom berduplikasi membujur menjadi dua bagian yang masing-masing disebut kromatid. Bersam dengan itu anak inti(nukleolus)mengecil dan tidak tampak atau menghilang.dengan demikian,kromatid terjerat pada benang spidel. Sementara itu benag spidel meluas ke luar ke segala arah disebut sebagai aster.
Di akhir profase selubung inti sl pecah dan setiap kromatid melekaaat di beberapa benang spidel di kinetokor. Kromosom duplikat lalu meninggalkan daerah kutub dan berjajar di ekuator.
Pada sel tumbuhan yang tidak mempunyai sentrio, benang gelendong pembelahan ini terbentuk di antara dua titik yang disebut titik kutub.
b.    Metafase
Periode selama kromosom di ekuatorial disebut metafase.membran inti sudah menghilang,kromosom berada di bidang ekuator,dengan sentromernya seolah kromosom berpegang pada benang gelendong pembelahan. Pada fase ini kromosom tampak paling jelas.
c.    Anafase
Selama anafase kromatid bererak menuju ke arah kutub-kutub yang berlawanan. Kinetokor yang masih melekat pada benang spidel berfungsi menujukkan jalan,sedangkan lengan kromosom mengikuti dibelakang.
d.    Telofase
Kromatid-kromatid mengumpul pada kutub-kutub.benang gelendong menghilang,kromatid menjadi kusut dan butiran-butiran kromatid muncul kembali. Selaput inti terbentuk kembali dan nukleolus terlihat lagi. Pada bagian bidang ekuator terjadi lekukan yang makin lama makin kedalam hingga sel induk terbagi menjadi dua yang masing-masing mempunyai sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.
e.    Interfase
Interfase di sebut pula fase istirahat namun sebutan ini kurang tepat karena justru pada saat inti sel mempersiapkan diri untuk pembelahan lagi dengan mengumpulkan materi dan energi pada fase ini kromosom tidak tampak.akhirnya pembelahan secara mitosis menghasilkan dua sel anak yang masing-masing sel anakan memiliki jumlah dan sifat kromosom yang sama dengan sel induknya pada pembelahan ini terjadi pembagian inti (kariokinesis) dan pembagian plasma /sitoplasma(sitokenesis).
Pada makhluk hidup bersel banyak mitosis merupakan mekanisme memperbanyak sel atau pertumbuhan,sedangkan pada organisme bersel satu mitosis merupakan cara bereproduksi. Mitosis terjadi pada sel-sel tubuh dan berlangsung mulai dari terbentuknya zigot yang bersifat diploid. Sel-sel tertentu seperti otot dan saraf tidak lagi membelah pada batas-batas tertentu.
Sel-sel yang telah mengalami diferensiasi tidak lagi membelah secara mitosis.

0 komentar:

Poskan Komentar