Pages

Banner 468 x 60px

 

Selasa, 07 Mei 2013

Bakteri merupakan mikrorganisme bersel tunggal

0 komentar
Bakteri merupakan m.o bersel tunggal, umumnya tidak berkhlorofil, beberapa diantaranya fotosintetik, reproduksi aseksuilnya secara pembelahan transversal atau biner (sel memanjang lalu membelah).  Sifat bakteri ada yang hidup bebas, parasit, saprofitik, atau sebagai patogen pada manusia, hewan, dan tumbuhan.
Habitat bakteri yaitu tersebar luas di alam (dalam tanah, atmosfir, lumpur, air, laut, sumber air panas, antartika), dalam tubuh manusia, hewan dan tanaman. Jumlah bakteri tergantung keadaan dan tingkat kesuburan tanah (± 100.000/g tanah).
Ukuran bakteri tergantung spesies dan fase pertumbuhan, diukur dalam mikrometer (0,001mm). Garis tengah rata-rata kokus adalah 1 µm atau kurang, basil atau spiril 2 – 5 µm panjang dan 0,5 – 1 µm garis tengahnya. Jenis bakteri tertentu dapat membentuk tubuh istirahat yang disebut endospora. Endospora adalah tubuh kecil yang tahan lama (panas, zat kimia), terbentuk dalam sel dan mampu tumbuh menjadi organisme vegetatif yang baru jika lingkungan menguntungkan.
Bentuk bakteri : kokus (bulat), basil (batang), spiral (batang melengkung atau melingkar).
Bakteri berbentuk kokus terdapat beberapa pola atau pengelompokan yang berbeda, dan hal ini merupakan ciri marga tertentu yaitu:
ü  Mikrokokus; bulat, satu-satu
ü  Diplokokus; bulat, bergandengan dua-dua.
ü  Streptokokus; bulat, bergandengan seperti rantai sebagai hasil pembelahan   sel ke satu atau dua arah dalam satu garis.
ü  Tetrakokus; bulat, terdiri dari 4 sel yang tersusun dalam bentuk bujur sangkar sebagai hasil pembelahan sel kedua arah.
ü  Sarcina; bulat, terdiri dari 8 sel yang tersusun dalam bentuk kubus sebagai hasil pembelahan sel ketiga arah.
ü  Stafilokokus; bulat, tersusun sebagai kelompok buah anggur sebagai hasil pembelahan kesegala arah.
Bakteri bentuk basil, dapat dibedakan atas batang panjang dan batang pendek dengan ujung datar atau lengkung. Bentuk bentuk batang dapat terdiri dari sel tunggal, bergandengan dua-dua (diplobasilus), sebagai rantai (streptobasilus) dan seperti jaringan tiang (Palisade). Bentuk basil membelah dalam satu bidang sehingga memungkinkan diamati sebagai sel tunggal, berpasangan, dalam rantai pendek atau rantai panjang.
Bakteri bentuk spiral, terbagi atas:
ü  Vibrio (koma), jika lengkungnya kurang dari setengah lingkaran. Kadang-kadang vibrio tumbuh sebagai benang membelit atau bentuk S.
ü  Spirillum (spiral tebal dan kaku)
ü  Spirochaeta (spiral halus dan lentur)
Pada bakteri dikenal juga bentuk involusi , yaitu bentuk yang tidak teratur, bentuk gada atau benang yang disebabkan oleh keadaan sekitar yang tidak menguntungkan.
Bentuk pleomorfi, yaitu bentuk yang bermacam-macam dan teratur yang terdapat pada suatu bakteri meski ditumbuhkan pada syarat-syarat pertumbuhan yang sesuai. Ex. Corynebacterium.

0 komentar:

Posting Komentar