Pages

Banner 468 x 60px

 

Rabu, 20 Februari 2013

Pemanfaatan Mikroba Penyubur Tanah

0 komentar
Pemanfaatan mikroba penyubur tanah sesuai dengan kondisi tanah dan target peruntukannya merupakan alternatif untuk meningkatkan kesuburan tanah, efisiensi pemupukan, produktivitas tanaman, dan mengurangi bahaya pencemaran lingkungan. Penggunaan mikroba penyubur tanah dapat memberikan berbagai manfaat, yaitu (1) menyediakan sumber hara bagi tanaman, (2) melindungi akar dari gangguan hama dan penyakit, (3) menstimulir sistem perakaran agar berkembang sempurna dan memperpanjang usia akar, (3) memacu mitosis jaringan meristem pada titik tumbuh pucuk, kuncup bunga, dan stolon, (4) sebagai penawar racun beberapa logam berat, (5) sebagai metabolit pengatur tumbuh, dan (6) sebagai bioaktivator. Badan Litbang Pertanian pada tahun 1997 telah berhasil mengembangkan Pupuk Mikroba Multiguna (PMMg) (biological nitrogen-phosphorus fertilizer) yang merupakan perbaikan mutu inokulan rhizobium yang telah ada di pasaran. Pupuk mikroba ini mampu meningkatkan efisiensi pemupukan N dan P untuk tanaman kedelai melalui peningkatan efektivitas fiksasi N simbiosis dan kemampuan melarutkan P, sehingga dapat menggantikan kebutuhan pupuk nitrogen 100% dan pupuk fosfat 50% dari dosis rekomendasi, dengan hasil meningkat 20-40% (Saraswati 1999, Simanungkalit and Saraswati 1999). Selanjutnya pada tahun 2007, diformulasikan nodulin (biological nitrogen-phosphorus-potassium fertilizer) yang merupakan pengembangan PMMg yang berfungsi memacu pembentukan bintil akar dan pertumbuhan tanaman serta memperlebat dan memperkuat perakaran tanaman, dan memacu aktivitas mikroba rizosfer dalam meningkatkan ketersediaan hara N, P, dan K, sehingga meningkatkan efisiensi pemupukan. Produk mikroba bermanfaat ganda tersebut telah diperkenalkan kepada petani dan mulai diproduksi secara komersial.

0 komentar:

Poskan Komentar