Pages

Banner 468 x 60px

 

Sabtu, 02 Februari 2013

Menanggapi Kiamat dan Partikel Tuhan

0 komentar
    Tahun 2012 lalu dihebohkan dengan penemuan partikel yang ada hubungannya dengan kiamat. Partikel itu adalah partikel Tuhan. apa itu partikel Tuhan? mengapa disebut partikel Tuhan? Partikel Tuhan sejatinya adalah Higgs Boson. Partikel ini adalah partikel yang "hilang" dalam Model Standar Fisika Partikel. Higgs Boson berperan memberikan massa, menentukan apakah atom dan semesta akan tercipta atau tidak. Para ilmuwan Eropa berhasil menemukan apa yang disebut dengan Higgs Boson atau Partikel Higgs atau Partikel Tuhan. Sebutan Partikel Tuhan yang dilekatkan pada Higgs Boson bermula dari buku karangan mantan direktur Fermilab (laboratorium di Amerika Serikat yang memburu Partikel Tuhan) berjudul The God Particle: If the Universe Is the Answer, What Is the Question? Higgs Boson atau Partikel Higgs membantu menerangkan bagaimana partikel-partikel fundamental memperoleh massanya, faktor yang membuat partikel-partikel ini bisa mengikat satu sama lain dan membentuk bintang-bintang serta planet-planet.
    Banyak ilmuwan mengatakan bahwa penemuan Higgs boson diharapkan melengkapi Model Standar Fisika Partikel. Model standar menguraikan adanya partikel elementer Fermion dan Boson. Model itu juga mensyaratkan adanya partikel elementer yang berperan memberi massa. Namun, fisikawan Ray Volkas berpandangan lain. Higgs boson mungkin juga berhubungan dengan sesuatu yang lain, misalnya dengan materi gelap, materi yang tak terlihat yang menyusun sebagian besar semesta, berjumlah jauh lebih besar dari materi yang terlihat manusia. “Mungkin saja, misalnya, Hoggs Boson menjadi jembatan antara materi biasa, yang tersusun atas atom, dan material gelap, yang kita tahu merupakan komponen yang penting bagi semesta. Itu akan memberi implikasi yang fantastik dalam pemahaman seluruh materi semesta, tak cuma atom biasa,” katanya.
     Lalu apa hubungannya dengan kiamat? Fisikawan Indonesia yang terlibat dalam pencarian partikel Tuhan, Suharyo Sumowidagdo, menjelaskan mengenai partikel yang baru saja ditemukan dengan isu kiamat 2012. Menurut dia, secara teori, eksperimen LHC bisa menghasilkan lubang hitam mini (mini black hole) ketika partikel saling tabrak. “Isu yang berkembang mengatakan lubang hitam ini bisa menelan benda yang ada di sekitarnya, termasuk seluruh Bumi,” kata Suharyo. Namun, kata dia, kenyataannya para fisikawan itu sudah melakukan eksperimen sejak 2008. “Mesin terus bekerja tapi tak ada yang tercipta hingga saat ini. Jadi ini masih teori.” Bagaimana jika lubang hitam mini itu benar-benar tercipta? Menurut Suharyo, teori menyebutkan lubang hitam mini akan lenyap dalam waktu sangat singkat, sekitar 10^-26 detik. “Hilang dalam sekejap mata,” kata dia. “Jadi tak cukup waktu untuk menciptakan kehancuran.”
 
referensi:Kompas, tempo, antara news

0 komentar:

Poskan Komentar