Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 21 Februari 2013

HEWAN INVERTEBRATA Filum Mollusca

0 komentar
Filum Mollusca
Mollusca adalah jenis hewan bertubuh lunak dan multiseluler. Tubuhnya simetris bilateral dan tidak beruas. Hewan ini termasuk ke dalam kelompok hewan tripoblastik dan memiliki cangkang atau cangkok. Cangkok ini terbuat dari kelenjar lendir dan bahan CaCo3 yang dimiliki mollusca pada bagian mantel. Mantel juga membungkus sistem pada mollusca seperti sistem pencernaan, peredaran darah, ekskresi, saraf, reproduksi, dan sistem otot. Pembungkus tersebut terbuat dari jaringan khusus. Mollusca mudah ditemukan di berbagai tempat sehingga di sebut hewan kosmopolit.
Berdasarkan bentuk struktur tubuh, mollusca dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kelas.
1.       Kelas Amphineura, memiliki cangkok yang terdiri atas delapan kepingan kapur. Tubuh berbntuk bulat, seperti telur, pipih dan simetris bilateral. Hewan ini hanya terdapat di laut yang mlekat pada batu-batuan. Proses makan terjadi secara sempurna mulai dari mulut dan berakhir di anus. Radula (lidah mulut) terdapat di bagian kepala yang melengkapi struktur mulut, tidak bertentakel, dan tidak memiliki mata. Amphineura bereproduksi secara seksual. Sistem saraf terdiri dari dinding esophagus.
Contoh dari kelas ini adalah: Chiton dan Caetopleura apiculata.
2.       Kelas Chepalopoda, memiliki kaki di bagian kepala. Tubuh berbentuk gelondong yang terdiri atas kepala, leher, dan badan. Selain itu, hewan ini tidak bercangkok. Memiliki kaki yang akan berubah menjadi tentakel, dengan delapan diantaranya berfungsi sebagai lengan. Warna kulit dapat berubah secara cepat sesuai tempat. Habitatnya di laut. Rongga mantel dan visceral dibungkus mantel yang dimiliki hewan kelas ini. Alat pencernaan terdiri atas rongga mulut, kelenjar ludah, paring, esophagus, lambung, usus, anus, kelenjar pencernaan hati, dan pankreas. Sistem peredaran darahnya ganda dan saluran tertutup. Reproduksi terjadi secara generatif dengan cara perkawinan karena alat kelamin jantan dan betina terpisah. Contohnya adalah cumi-cumi, sotong dan gurita.
3.       Kelas Gastropoda, dapat ditemukan di darat, air tawar, dan laut. Hewan ini menggunakan perut sebagai alat gerak atau kaki yang menghasilkan lendir, memiliki cangkok dan tubuh berbentuk simetris bilateral yang mengadakan pembelitan. Pada bagian kepala terdapat dua pasang tentakel yang berfungsi sebagai alat penglihatan dan penciuman. Hewan ini memiliki peredaran darah terbuka dan alat ekskresi berupa nefrida (ginjal) dan saluran ureter yang terletak dekat anus. Gastropoda merupakan hewan yang bersifat hermafrodit. Alat reproduksinya berupa ovotestis yang mampu menghasilkan ovum dan sperma. Ccontohnya: Lymnea trunchatula (siput perantara fasciolosis), Lymnea javanica (siput sawah), Helix pomata (siput air tawar), Achatina fulica (bekicot), dan vaginula (siput telanjang).
4.       Kelas Pelecypoda, jenis berkaki pipih. Hewan ini memiliki cangkok yang terdiri atas tiga lapisan, yaitu periostrakum (lapisan luar yang terdiri atas zat kitin yang berfungsi sebagai pelindung tubuh), prismatic (lapisan tengah yang terdiri atas kristal CaCo3 ), dan nakreas (lapisan mutiara yang terdiri atas CaCo3 yang halus dan dihasilkan tentakel). Sistem saraf terdiri atas ganglion anterior, ganglion pedal, dan ganglion posterior. Sistem reproduksi terjadi secara seksual. Contohnya: Anadonta (kerang air tawar), Buccinus sp.(remis), Melangrima margaritivera (kerang mutiara), Mercenaria, dan Mytilus sp.(tiram).

0 komentar:

Posting Komentar