Pages

Banner 468 x 60px

 

Sabtu, 01 September 2012

sistem pertanian di bali

0 komentar
      Secara astronomis dan geografis Indonesia merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Hal ini dikarenakan wilayah Indonesia jika dikaji secara astronomis terletak di garis khatulitiwa yang menyebabkan Indonesia beriklim trofis. Selain itu letak Indonesia secara geografis terletak antara dua benua dan dua samudra menyebabkan Indonesia beriklim muson dan laut. Letak Indonesia didaerah cincin api dunia menyebabkan wilayah Indonesia kaya akan gunung berapi yang mengakibatkan hampir semua wilayah Indonesia memiliki tanah yang subur untuk pertanian, sehingga hampir segala sektor perekonomian penduduk dipokuskan pada usaha pertanian. Hal inilah menyebabkan Indonesia dikatakan Negara yang agraris

.Bali adalah nama salah satu provinsi di Indonesia dan juga merupakan nama pulau terbesar yang menjadi bagian dari provinsi tersebut. Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Serangan. Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Pulau bali merupakan wilayah yang terkenal dimancanegara hal ini tidak terlepas dari 3 potensi yang dimilikinya  yakni dilihaat secara pertanian, budaya dan fanorama alam yang dimilikinya. Dilihat dari segi panorama alam, wilayah bali merupakan wilayah yang memiliki panorama alam yang menarik. Dilihat secara budaya masyakat bali memiliki berbagai kebudayaan yang unik, dan sakral yang memiliki nilai religious yang tinggi . Sedangkan jika dilihat dari segi pertanian masyarakat bali memiliki sebuah sistem pertanian yang unik yang lebih dikenal dengan sistem pertanian subak.
Membangun masyarakat merupakan usaha sadar dalam meningkatkan tarap hidup dan kesejahtraan masyarakat. Sebagai bangsa yang agraris masyarakat bali menitik beratkan pembangunannya dalam membangun masyarakat secara berkesinambungan, baik membangun masyarakat secara ekonomi dan sosial, meliputi pembangunan dalam bidang pertanian, budaya dan pariwisata. Dalam batasan ini dititik beratkan pembangunan dibidang ekonomi yakni pembangunan dibidang pertanian yang mengacu pada peningkatan kesejahtraan masyarakat bali. Hal ini dapat ditempuh melalui pengelolaan dan sistem irigasi tradisional yakni melalui subak.
Subak sebagai sistem irigasi yang berbasis petani dan merupakan lembaga yang mandiri. Keberadaan subak yang sudah hampir satu milineum sampai sekarang ini mengisyaratkan bahwa subak adalah sebuah lembaga irigasi tradisional yang tangguh dan lestari(Sedana. 2007)

0 komentar:

Posting Komentar