Pages

Banner 468 x 60px

 

Senin, 30 Juli 2012

Faktor-faktor yang mempengaruhi erosi

0 komentar

Pada dasarnya erosi dipengaruhi oleh tiga faktor utama ketiga faktor tersebut meliputi :
1)   Energi :  hujan, air limpasan, angin, kemiringan lereng, panjang lereng.
2)   Ketahanan : erodibilitas tanah (ditentukan oleh sifat fisik dan kimia tanah)
3)   Proteksi : penutupan tanah baik itu vegetasi atau serta ada atau tidaknya konservasi tanah (Rahim, 2006: 30)

Ketiga faktor erosi di atas sangat di pengaruhi oleh kelima faktor di bawah ini  seperti:
1.    Iklim
Iklim merupakan faktor yang sangat penting dalam proses pembentukan tanah. suhu dan curah hujan sangat berpengaruh terhadap  intensitas reaksi kimia dan fisika dalam tanah. Adanya curah hujan dan suhu yang tinggi di daerah tropika sehingga menyebabkan reaksi kimia berjalan dengan cepat sehingga pelapukan dan pencucian tanah terjadi dengan cepat.
2.    Tanah
Tanah merupakan sumberdaya alam yang terus menerus berubah sehingga akibat pelapukan dan pencucian tanah yang terus menerus maka tanah semakin tua dan kurus  mineral yang banyak mengandung unsure hara telah habis mengalami pelapukan karena proses pembentukan tanah yang terus berjalan maka bahan induk tanah berubah dari tanah muda (young soil) tanah dewasa (mathure soil) dan tanah tua (old sail) (Waryono,1987: 31). Kekeringan dan erosi dapat mengghambat perkembangan tanah. Dalam periode yang lama(umur yang sama) tanah di suatu tempat mungkin akan berubah  sedangkan di tempat lain terus menerus terjadi erosi sehingga tidak mengalami perkembangan. Kartasapoetra (2005: 56) menjelaskan bahwa kepekaan tanah terhadapan penghancuran  dan penghanyutan oleh curah hujan disebut erodibilitas. Erobilitas yang tinggi berarti tanah tersebut peka atau mudah terjadi erosi begitu juga sebaliknya.
3.    Topografi atau relief
Relief adalah perbedaan tinggi atau bentuk wilayah atau uatu daerah  termasuk didalamnya perbedaan kecuraman dan bentuk lereng. Dimana semakin curam bentuk lereng maka semakin cepat aliran permukaanya dan semakin singkan waktu infiltrasi sehingga volume limpasan semakin besar. Relief mempunyai proses pembentukan tanah dengaan cara: 1) mempengaruhi jumlah air hujan  yang meresap atau ditahan masa tanah. 2)mempengaruhi dalamnya air tanah. 3) Mempengaruhi besarnya erosi. 4) mengarahkan gerakan air beserta bahan-bahan yang terlarut didalamnya. (Waryono, 1987: 31).
4.    Vegetasi
Menurut Waryono (1987: 138)  pengaruh vegetasi terhadap erosi adalah : 1). Vegetasi atau tanaman penutup tanah memiliki sifat-sifat melindungi tanah dari timpahan – timpahan keras totik-titik curah hujan ke permukaan tanah sehingga kekuatan yang dapat menghancurkan tanah dapat dikurangi. 2) dapat memperbaiki susunan tanah dengan bantuan akar-akar tanaman yang menyebar. 3). Menghambat aliran permukaan dan memperbanyak infiltrasi. 4) penyerapan air kedalam tanah diperkuat oleh trenspirasi (penguapan melalui vegetasi).
5.    Aktifitas manusia
Menurut Waryono (1987: 138) kepekaan tanah terhadap erosi dapat diubah oleh manusia menjadi lebih baik ataupun menjadi lebih buruk. Pembuatan teras-teras pada tanah berlereng merupakan pengaruh baik manusia  karena dapat mengurangi terjadinya erosi. Sebaliknya penggundulan hutan di daerh pegunungan yang akan menyebabkan terjadinya erosi.

0 komentar:

Posting Komentar