Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 28 Juni 2012

Cerpen inspiratif: KENANGAN TERAKHIR & TERINDAH

0 komentar

Ombak di pantai yang saling berkejar kejaran,daun kelapa yang sedang tertiup angin,membawa suatu kengan yang begitu sangat indah di masa itu. Masa masa yang menyenangkan saat Sinta sekeluarga berlibur di pantai itu.Mereka sekeluarga berlibur di pantai itu pada saat hari libur panjang. Sinta adalah anak pertama dari 3 bersaudara .Sinta baru berumur 15 tahun. Sinta juga memiliki 2 adik , yaitu adik perempuan dan adik laki laki. Adik pertama Sinta adalah seorang permpuan yang bernama Tika ,Tika baru berumur 9 tahun,dan adik yang ke 2 adalah seorang laki laki yang bernama Andi,yang sekarang berumur 5 tahun.
Saat berlibur di pantai ,mereka sekeluarga bermain pasir,bermain bola,makan bersama dan bercerita cerita sambil ketawa tawa bersama.Selain itu ,mereka juga berpoto-poto bersama.
“hore...kita main main kepantai,”kata Andi ,adiknya Sinta,dalam mobil
“Makasi ya yah,dah mau ngajak kita ke pantai,”kata Tika
“iya iya....ya mumpung sekarang hari libur panjang,jadinya kita bebas bermain main di pantai,”ujar ayah

“Ayah masih lama nggak sampai di pantai ?”tanya Tika
“Sudah dekat . Ya sekitar lagi 15 menit an lah,”jawab ayah
“nanti kalau sudah sampai di pantai,jangan langsung ke tepi pantai ya?”saran ibu
“ok. bu,” jawab Sinta, Tika dan Andi kompak
Saat sudah sampai di pantai, Sinta sekeluarga turun dari mobil.
“Akhirnya sampai juga di pantai,”kata Tika
“wao...indahnya,”ujar Sinta
Saat ayah dan ibunya Sinta membereskan barang barang untuk dibawa ke tepi pantai,Andi menyuruh ayah dan ibunya untuk secepatnya membereskan barang barang untuk dibawa ke tepi pantai.
“Ayolah yah,bu,cepat sedikit .Andi pengen ke tepi pantai sana,”eluh Andi sambil menunjuk ke arah tempat yang diinginkannya.
“ya ampun Andi,sabar sedikit kenapa sih! Sekarang jugaan udah sampai di pantai.Bukannya bantu ibu ma ayah membereskan barang barang,eh kamu malah mengeluh,”jawab Tika
“aduuh,jangan berantem dong,sekarang kan waktunya bersenang bersenang ,jangan dirubah dong jadi waktu bermarah marahan.Tuh lihat ayah ma ibu udah selesai beres beresnya,”kata Sinta menengahi
“itu sih adik,nggak sabaran banget sih,”ujar Tika
“Yee..kakak juga,”jawab Andi
“apaan sih,”jawab Tika juga
“Sudah sudah.Ayo kita ke tepi pantai,”ajak ibunya
“ayo bu,”kata Andi dengan semangatnya
 “Ayah ,ayo kita main bola!”ajak Andi kepada ayahnya
“Sebentar dulu Andi,baru saja sampai di pantai,gimana kalau kita minum dulu?”ajak ayahnya
“ya udah deh ya. Andi beliin minuman juga ya?”pinta Andi
“iya,tenang aja,”jawab ayahnya
Setela ayahnya membelikan minuman, Mereka sekeluarga minum bersama untuk menghilangkan rasa haus ,sambil mengobrol ngobrol bersama di sebuah pendopo.
“wahh... segarnya minuman ini,”kata Andi
“benar benar.Bu minta lagi sedikit dong,”kata Tika
“mana gelasmu?”jawab ibunya
“ni bu” jawab Tika
Ibunya pun menuangkan minuman tersebut ke gelas Tika.
Mereka sekeluarga bermai bersama,bersenang senang . Mereka juga berpoto – poto saat bermain ,saat ngobrol,dan saat makan dan minum.Sungguh menyenangkan pada saat hari itu.
Setelah lelah bermain ,mereka sekeluarga duduk duduk, dan setelah menjelang matahari pulang keperaduan,mereka sekeluarga pulang.Tapi sayang ,Itu adalah kesenangan terakhir mereka untuk bersama sama.
Saat Ayahnya pergi ke kantor keesokan harinya,malang nasibnya .Ayahnya mengalami kecelakaan ,karena tabrakan dengan mobil lain.
Sinta,Tika,dan Andi sangat sangat merasa sedih,begitu juga dengan ibu mereka juga merasa sangat sedih. Mereka menangisi ayahnya ,mereka menyesal karena pernah membuat ayahnya marah dan pernah tidak menuruti nasehat ayahnya.
“Ibu,kenapa sih ayah mesti meninggalkan kita?padahal kan kita masih pengen bersama sama.Aku sayang sekali ma ayah bu. Andi pengen ayah masih ada dan Andi pengen ayah masih bisa ajak aku main main dan jalan jalan ke pantai ,seperti kemarin,”kata Andi sambil menangis di samping mayat ayahnya dan sambil memeluk ibunya.
“ini sudah takdir kita nak. Takdir tak bisa dielakkan lagi. Kita harus menerima kenyataan.Andi,Tika,Sinta,kalian harus bisa menjadi orang sukses,buatlah ayah kalian senang di sana,”kata ibu mereka sambil menagis terisak isak
“iya bu. Aku janji akan lebih rajin lagi belajar,aku pengen menjadi orang yang berguna dan bisa membahagiakan ibu dan ayah,walaupun ayah sudah tak ada,”kata Sinta dengan tangisnya
“aku juga,”kata Tika
Ibu mereka akhirnya berjuang sendiri untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari hari mereka dan menyekolahkan anaknya.
“ibu,ternyata saat kita sedang berlibur di pantai,itu adalah hari terakhir kita bersama ayah dan itu adalah kenangan terindah yang terakhir bersama ayah,ya bu?”tanya Sinta kepada ibunya
“iya ibu nggak nyangka kalau itu adalah kenangan terakhir dan terindah bersama ayah,”kata ibu
“lihat deh bu ,ini poto ayah dan Andi saat di pantai,”kata Tika
“iya ,bagus ya potonya,”kata ibu
“iya bu”kata Sinta
Akhirnya mereka hidup tanpa ditemani ayahnya ,dan akhirnya  Andi menjadi pilot,sesuai dengan cita citanya,kalau Tika menjadi dosen di suatu universitas ,dan Sinta menjadi Jaksa .Ibu mereka sangat bangga kepada ketiga anaknya.

0 komentar:

Posting Komentar