Pages

Banner 468 x 60px

 

Kamis, 14 Juni 2012

Bluetooth dan sejarahnya

0 komentar
Bluetooth memerlukan jaringan kecil untuk memindahkan file yang akan dikirim. Bluetooth menjaga daya transmisi tetap rendah sehingga penggunaan baterai bisa dihemat. Untuk mengirim sinyal transmisi, bluetooth hanya memerlukan energi 1 miliwatt saja.  kelebihan bluetooth terletak pada tidak diperlukannya koneksi kabel antaralat, tidak mahal, dan otomatis. Bluetooth 1.0 memiliki kecepatan transfer data sebesar 1 megabita detik (Mbps),
sementara bluetooth 2.0 bisa lebih dari 3 Mbps. Jaringan bluetooth mentransmisikan data melalui gelombang radio. Jaringan ini berkomunikasi pada frekuensi 2,45 gigahertz. Dunia internasional telah menyetujui penggunaan frekuensi ini untuk keperluan industri, penelitian, dan medis. Sinyal bluetooth yang hanya 1 miliwatt itu membuatnya tidak saling mengganggu dengan sistem komunikasi yang lain. Namun daya yang kecil ini membatasi jangkauan bluetooth yang hanya sekitar 10 meter persegi. Bluetooth bisa berkoneksi dengan delapan alat secara bersamaan. Dengan semua alat ini dalam radius 10 meter, Anda mungkin berpikir bahwa sinyalnya mungkin akan menumpuk. Akibatnya mengganggu proses kerja alat-alat itu. Ternyata tidak demikian. Bluetooth menggunakan sebuah teknik yang  harapan penyebaran spektrum frekuensi yang membuat sebuah alat mentransmisikan data pada frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan. Pada bluetooth, transmiter mengubah frekuensi 1.600 kali setiap detik. Karena setiap bluetooth mentransmisikan sinyal dengan menggunakan penyebaran spektrum secara otomatis,

maka sangat kecil kemungkinan ada dua transmiter yang menggunakan frekuensi sama dalam waktu bersamaan. Jika hal ini terjadi, kemungkinannya alat yang lain hanya mengalami sedikit gangguan dalam satu detik. Pada semua jaringan wireless, faktor keamanan harus diperhatikan. Gelombang radio di udara dapat ditangkap dengan mudah. Jadi, orang yang mengirimkan informasi rahasia melalui jaringan wireless harus benar-benar yakin bahwa tidak ada orang/alat yang akan menyadap sinyalnya.

sejarahnya
Bluetooth adalah nama yang
berasal dari raja Norwegia yang
menyatukan Swedia dan Denmark.
Ide penyatuan tersebut menjadi
dasar penamaan bluetooth sebagai
perangkat yang dapat saling
menyatukan dengan perangkat lain
dan saling berkomunikasi. Dengan
mengaktifkan bluetooth pada ponsel,
maka pada radius 10 meter semua
perangkat seperti ponsel, PDA,
laptop, komputer yang dilengkapi
dan diaktifkan bluetoothnya akan
terdeteksi oleh ponsel Anda. Setelah
itu, Anda dapat melakukan komunikasi
dengan mereka. Dengan mengaktifkan
bluetooth pada ponsel
GPRS yang terkoneksi ke internet
serta bluetooth pada laptop, Anda
dapat browsing internet lewat laptop.

0 komentar:

Posting Komentar