Pages

Banner 468 x 60px

 

Senin, 14 Mei 2012

Dimensi Budaya Pantai Penimbangan

0 komentar


Dimensi Budaya
Didalam demensi budaya terdapat 7 unsur yang terkandung didalamnya seperti bahasa, sistem upacara ke agamaan, sistem dan organisasi kemasyarakatan, sistem pengetahuan, kesenian, sistem mata pencaharian hidup dan sistem teknologi dan peralatan.
a.     Bahasa,  masyarakat di daerah obyek wisata segara penimbangan biasanya menggunakan bahasa Balidan bahasa Indonesia. Dimana penggunaan bahasa bali digunakan pada orang yang terdekat atau sudah dikenal, sedangkan bahasa indonesia digunakan pada orng yang baru dikenal atau yang baru dikenal. Karenanya pengunjungnya kebanyakan wisatawan domestik atau lokal, sedangkan untuk wisatawan asing hanya berkunjung untuk mencari makanan di beberapa restaurant yang ada di segara penimbangan sehingga sebagian besar pedagang tidak menguasai bahasa asing.
b.    Sistem Upacara Keagamaan, di karenakan mayoritas masyarakatnya beragama hindu maka sistem upacara agama menyesuaikan dengan upacara agama hindu. Hal tersebut didukung dengan adanya pura segara penimbangan, pelinggih- pelinggih dan adanya pelangkiran disetiap warung para pedagang.  Dan pantai segara penimbangan digunakan sebagai tempat melasti.
c.     Sistem dan organisasi masyarakat, terdapat beberapa organisasi di pantai segara penimbangan diantaranya: organisasi pengamanan ( Limas) yang bertugas mengamankan daerah obyek pariwisata, Pecalang pengamanan yang dilakukan oleh adat setempat. Dimana pariwisata segara penimbangan di bagi menjadi dua desa adat yaitu Desa Pemaron dan Desa Panji. Organisasi Subak, mengatur sistem irigasi lahan persawahan di desa panji. Organisasi Nelayan, karena daerahnya dekat pantai sehingga masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.
d.    Sistem Pengetahuannya sudah menggunakan teknologi yang moderen seperti hp, listrik kalkulator dll.
e.     Sistem mata pencaharian hidup, mayoritas penduduk setempat bermata pencaharian sebagai nelayan, petani dan Pedagang.  
Sistem teknologi dan peralatan, yang digunakan oleh masyarakat setempat sudah modern. Ini dapat dilihat dari penggunaan mesin-mesin untuk aktifitas pekerjaanya, seperti teraktor yang digunakan untuk membajak sawah, mesin motor yang digunakan untuk menjalankan perahu.

By : Bub-e word

0 komentar:

Posting Komentar