Pages

Banner 468 x 60px

 

Sabtu, 10 Maret 2012

jenis tanah ? unit tanah

0 komentar

Unit Tanah
Berikut merupakan karakteristik tanah di Bali secara umum :
  • Tanah Alluvial
Tanah menunjukkan stratifikasi yang lebih atau kurang dan perbedaan layer yang jelas karena berbeda dalam tekstur dan material deposit alam yang terdiri dari clay, sand, lime, dan materi alluvial lainnya.
  • Tanah Regosol
Seperti halnya tanah alluvial, tetapi pada tanah ini tidak menunjukkan perbedaan horizon yang jelas. Bahan yang membangun lapisan lebih berpasir yang terdiri dari batuan yang lunak dan tidak padat atau agak terkikis untuk memperbarui produk vulkanik.
  • Tanah Andosol
Tanah yang telah berkembang, warna profil hitam ke coklat tua; lapisan paling atas biasanya mengandung unsur organik tinggi, struktur tanah remah-remah pada lapisan lebih bawah.
  • Tanah Latosol
Tanah yang memiliki profil berkembang dan biasanya dalam, tanpa perbedaan horizon yang jelas. Warna mencapai nilai maksimal pada horizon B berubah dari merah ke coklat, struktur remah-remah, drainase bagus, reaksi tanah berubah dari asam ke normal.
  • Tanah Mediteranian merah – kuning
Tanah yang memiliki profil berkembang dengan horizon yang jelas, warna dari horizon B berubah dari merah ke coklat. Profil tanah dari sedang ke dalam. Bagian atas tanah terdiri dari lapisan organik, sub tanah

Horizon, tekstur, dan Struktur Tanah
Pada penjelasan mengenai horizon, tekstur, dan struktur tanah di Bali, data yang disajikan merupakan data sampel per kabupaten yang diambil di beberapa tempat yang dapat menjelaskan keadaan tanah di kabupaten masing-masing tersebut. Berikut data tanah provinsi Bali :

  • Jenis Tanah                         :  Tanah Aluvial Coklat Kelabu
Bahan Induk                     :  Endapan Sungai
Fisiografi                           :  Dataran Aluvial
Vegetasi                            :  Sawah
Lokasi                               :  1 km di sebelah utara Banyubiru, Kec. Nagara,
                                                                     Kab. Jembrana, Bali

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
1
0 -30
Coklat tua hingga coklat, tanah liat, remah-remah, rapuh, perubahan bertahap halus
2
30 - 80
Coklat hingga coklat kemerahan, tanah liat, remah-rapuh hingga kuat
3
80 - 120
Coklat tua kemerahan hingga coklat gran, tanah liat, gumpalan sub angular, sangat kuat/kokoh, terdiri dari beberapa fragmen batuan
4
120+
Abu-abu tua, tanah liat, keras tetapi mudah menjadi beberapa pecahan fragmen batuan


Catatan : Perakaran lunak pada lapisan pertama dan kedua

  • Jenis Tanah       :  Asosiasi dari Latosol Coklat dan Litosol
Bahan Induk   :  Perantara Abu Vulkanik dan Tuf
Fisiografi         :  Kerucut Vulkanik dan Pegunungan
Vegetasi          :  Kelapa, Dadap (bunga pohon Erythrina sp.), padang rumput
                  Lokasi             :  ± 500 m selatan Subuk, sebelah timur laut Kec. Pekutatan,
                                        Kab.Jembrana, Bali

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0 - 30
Abu-abu tua, tanah liat, agak gembur, bergabung secara bertahap
II
30 - 100
Coklat hingga coklat tua, tanah liat, cukup gembur, bergabung secara bertahap
III
100+
Coklat tua, tanah liat/lempung, agak lembab

Catatan  :  Perakaran Lunak hingga 100 cm

  • Jenis Tanah         : Latosol Coklat Kekuningan
Bahan Induk         : antara debu vulkanik dan tuf
Fisiografi               : pegunungan vulkanik
Lokasi                  : ± 500m selatan Sembung, Denpasar

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-10
Coklat keabu-abuan sampai coklat tua, tanah liat/lempung, bercampur secara berangsur-angsur
II
10-60
Coklat tua sampai coklat kekuningan, tanah liat, berupa remahan sampai sedikit berbentuk balok, rapuh sampai sedikit rapat, bercampur berangsur-angsur
III
60-125
Coklat pucat, tanah liat berlumpur, lengket (saat basah), rapat, bercampur
IV
125-165
Coklat muda kekuning-kuningan, tanah liat/lempung, dibubuhi warna hitam dan kuning, agak jelas bercampur
V
165+
Coklat tua, tanah liat

Catatan : Akar tumbuhan/tanaman menembus sampai pada lapisan kedua.

·                     Lokasi pengambilan sampel Perkebunan Kelapa Les, kurang lebih 100 m barat jalan utama Kabupaten Bangli
Jenis tanah                         : Tanah Regosol Coklat
Bahan induk                       : Debu vulkanik pertengahan
Fisiografi                            : Kipas vulkanik
Vegetation                          : Kelapa, pisang, tembakau dan jagung
Ketinggian                          : kurang lebih 1400 m dpl

Layer ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-13
Abu-abu sampai abu-abu kecoklatan, lempung liat, remah, jelas menyatu satu sama lain.
II
13-40
Coklat sampai coklat keabu-abuan, liat, agak padat, jumlah banyak, jelas menyatu sama lain.
III
40-70
Coklat sampai coklat keabu-abuan, pasir liat kasar, padat, jumlah banyak.
IV
70+
Batuan induk

Catatan : perakaran besar sampai di layer pertama saja, hanya sedikit yang sampai ke layer kedua.

  • Lokasi kedua pengambilan sampel terletak kurang lebih 1 Km selatan Seribatu, Kabupaten Bangli.
Jenis tanah                         : humic Regosol
Bahan induk                       : Debu vulkanik pertengahan
Fisiografi                            : Pegunungan dan punggungan bukit vulkanik
Vegetasi                             : Singkong, tembakau, kentang manis dan  pisang
Ketinggian                          : kurang lebih 1200 m dpl

Layer ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-25
Coklat muda sampai coklat kekuningan, pasir lempung, berbentuk butiran tunggal, jelas menyatu sama lain.
II
25-45
Kuning kecoklatan, pasir lempung, berbentuk butiran tunggal, lepas-lepas, jelas menyatu sama lain.
III
45-75
Kuning kecoklatan sampai coklat tua, pasir lempung, terpisah-pisah tapi jelas menyatu satu sama lain.
IV
75-105
Kuning kecoklatan, butiran tunggal pasir lempung, terpisah-pisah tapi jelas menyatu satu sama lain.
V
105+
Kuningkeabu-abuan, butiran tunggal pasir lempung, terpisah-pisah.

Catatan : Perakaran besar menembus sampai 75 cm. Akumulasi humus berada di layer pertama (25 cm).

  • Jenis Tanah         : Regosol Kelabu
Bahan induk        : abu vulkanik perantara (intermediary volcanic ash)
Fisiografi             : kipas vulkanik
Vegetasi              : tanaman lahan tinggi dan sawah
Lokasi                 : Kebun penelitian Padangkerta, ± 2,5 km sebelah utara Karangasem

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0 - 20
Abu-abu tua hingga coklat kelabu tua, tanah liat berpasir kerikil, satu jenis padi-padian, longgar,  bergabung secara jelas
II
20 - 30
Abu-abu tua, pasir berliat kerikil, satu jenis padi-padian, longgar, bergabung secara bertahap
III
30+
Abu-abu tua, pasir berliat kerikil, satu jenis padi-padian, longgar



  • Jenis tanah         : Asosiasi dari latosol coklat kemerahan dan litosol
Bahan induk        : batuan vulkanik dasar
Fisiografi             : punggungan vulkanik
Vegetasi              : kelapa, bambu, pisang, tanaman lahan tinggi
Lokasi                 : Dudadjaban, antara Rendang-Karangasem

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0 - 30
Coklat kelabu, tanah liat berpasir kerikil, satu jenis padi-padian, longgar,  bergabung secara bertahap
II
30 - 115
Coklat kelabu muda, tanah liat berpasir kerikil, agak padat, longgar, bergabung secara jelas
III
115+
Coklat kekuningan hingga abu-abu muda, pasir berliat kerikil, satu jenis padi-padian, longgar

Catatan : perakaran lunak terdapat pada lapisan pertama dan kedua

  • Jenis tanah         : Regosol coklat kelabu
Bahan induk       : Abu vulkanik perantara
Fisiografi            : Kipas vulkanik
Vegetasi             : Nanas, kelapa, manggis, bambu
Lokasi                : 500 m dari jalan utama Bebetin – Singaraja

Layer ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-40
Coklat kelabu, liat berlempung, remah-remah, rapuh, bergabung secara bertahap
II
40-60
Coklat kelabu muda, liat berpasir, remah-remah, rapuh, bergabung
III
60-140
Abu-abu muda, liat lempung berpasir, remah-remah, rapuh, bergabung secara jelas
IV
140-200
Coklat kelabu muda, lempung, tersusun rapat, bergabung secara jelas
V
200+
Coklat kemerahan, liat, agak besar

Catatan : perakaran halus berlebih dan kasar terdapat pada lapisan pertama

  • Daerah Munggal(kurang lebih 1 km selatan Desa Besakih)

Jenis tanah                        : Regosol abu-abu
Bahan induk                      : Abu Vulkanik Pertengahan
Fisiografi                           : Vulkanik muda dan parasites cone
Vegetasi                            : Sengon(Abizzia chinensis Mer.), Jarak(Ricinus communis Linn.)
Ketinggian                         :  ± 800 meter dpl

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-20
Coklat gelap, lempung berpasir, gembur, penggabungan bertahap satu sama lain
II
20-55
Coklat keabu-abuan, liat berpasir, butiran, gembur-hampir terpisah, jelas tergabung satu sama lain
III
55-95
Abu-abu gelap hingga coklat-abu sangat gelap, liat berpasir dan kerikil
IV
95-120
Coklat keabu-abuan gelap, liat berpasir dan berkerikil,
V
120+
Coklat kekuningan terang, liat erpasir dan kerikil

Catatan: Akumulasi humus hingga layer keempat

  • Daerah Sembung (kurang lebih 500 m selatan desa Sembung)

Jenis tanah         : Latosol coklat kekuningan
Bahan induk       : debu dan tuff vulkanik pertengahan
Fisiografi              : Punggungan bukit vulkanik
Vegetasi              : Dadap(Erythrina variegata Linn.)
Ketinggian           :  ± 300 meter dpl

Layer Ke
Ketebalan (cm)
Deskripsi
I
0-10
Coklat keabu-abuan hingga Coklat gelap, lempung dan liat, penggabungan bertahap satu sama lain
II
10-60
Coklat gelap hingga coklat kekuningan, liat, remah hingga agak padat, gembur hingga agak keras, penggabungan bertahap satu sama lain
III
60-125
Coklat terang, liat berpasir, lengket saat basah, keras, tergabung satu sama lain
IV
125-165
Coklat kekuningan terang, lempung liat, berlapis warna kuning dan hitam, agak tergabung satu sama lain
V
165+
Coklat gelap, liat


Referensi:
Dai, Junus., dkk. 1970. An Explanatory Text to The Reconnaissance Soil Map of Bali. Soil Research Institute: Bogor

0 komentar:

Posting Komentar